Ada Kemungkinan 80 persen ini adalah kembaran bumi

Temuan planet baru mirip bumi dengan ukuran jauh lebih besar membuat para peneliti makin giat mengobservasi planet itu. Hasil observasi terbaru pun menunjukkan hal yang menggembirakan.

Did you know? 10 Pesawat Terburuk dan Teraneh yang Pernah Diciptakan

Perancangan dan pembuatan sebuah pesawat, membutuhkan tingkat perhitungan yang sangat detail. Tingkat kesalahan pada perhitungan sekecil apapun harus ditekan mendekati angka nol persen. Bukan hanya bisa terbang saja, namun kenyamanan, akselerasi dan manuvernya juga harus bisa memenuhi ekspektasi.

Astronomi : Satu Tahun Cahaya = Berapa Lama?

Kita sering membaca jarak benda-benda di langit menggunakan satuan tahun cahaya. Penggunaan kata "tahun" seolah menunjuk pada waktu, "berapa lama". Sesungguhnya yang dimaksud adalah satuan jarak.

"Keep It Simple Slide" Trik Merancang presentasi yang Briliant

Pada kesempatan ini kita akan bicara sedikit tentang filosofi KISS, bukan artinya “ciuman”, namun “KISS” disini diartikan sebagai “Keep It Simple Slide”. Sebelum masuk ke teknik membuat slide presentasi Anda menjadi simple, kita akan mengupas terlebih dahulu filosofi “Simplicity” ini.

Hebohnya Reaksi Bule Ditantang Makan Durian,Kapok atau Suka?

Durian adalah buah yang eksotis dan hanya ada di beberapa negara tropis. Indonesia termasuk negara beruntung yang bisa menghasilkan banyak durian enak. Walaupun buah yang satu ini aromanya tajam dan tidak disukai beberapa orang, tetap saja ada banyak penggemar durian.

Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 September 2014

Anggaran Pertahanan 2010-2014 Meningkat Tiga Kali Lipat Dibanding 2005-2009



Jakarta, Rizkie's BLOG - Menteri Pertahanan mengatakan, anggaran sektor pertahanan pada lima tahun terakhir selama 2010-2014 meningkat tiga kali lipat lebih besar dibading anggaran lima tahun sebelumnya tahun 2004-2009. Sedangkan apabila dibandingkan anggaran pertahanan pada tahun 2000-2004, maka meningkat hingga lima kali lipatnya.
“Alhamdulillah lima tahun ini politik anggaran kita cukup baik, politik anggaran kita itu lima kali lebih besar dari pada waktu 2000-2004, dan tiga kali lebih besar dari pada waktu 2005-2009”, jelas Menhan Purnomo Yusgiantoro saat memberikan pengarahan singkatnya usai olahraga bersama dan bersilaturahmi dengan Personel Kemhan yang berkantor di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan (Badiklat Kemhan), Jl. Salemba Raya No. 14 Jakarta Pusat, Jum’at Pagi  (29/8).
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiskMcsZms_t3SeDNTeOQl3e775fdqHxiIjGjAX-J4X-6fP5igFwYc3DpDYZERukWHuuJtdQG3iYYo8e33PfxpPiRbiD1GgPaZ_DthEMScyYZCYyev0tCvyHr28sg0phb2WdnGf6C_jGAI0/s1600/946214_334681369968655_883845434_n.jpg
Menhan lebih lanjut menjelaskan bahwa peningkatan yang signifikan anggaran sektor pertahanan antara lain digunakan untuk pembangunan kekuatan pertahanan dan peningkatan kesejahteraan Prajurit TNI dan PNS Kemhan. Peningkatan kesejahteraan melalui pemberian tunjangan kinerja (remunerasi), tunjangan khusus pengamanan wilayah perbatasan, kenaikan tunjangan kesehatan dari 2 persen menjadi 5 persen dan lain sebagainya.
Meningkatnya anggaran pertahanan yang telah dapat berdampak pada meningkatnya kekuatan pertahanan negara dan juga meningkatnya juga kesejahteraan Prajurit TNI dan PNS Kemhan itu tidak lain karena adanya dukungan dari Pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu II yang cukup meningkat baik karena politik anggarannya.
“Kita selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan untuk staf untuk para karyawan, namun itu ada keterbatasan – keterbatasan, apalagi kita sebagai abdi negara yang khususnya di Kemhan ini memerlukan dukungan dari politik anggaran”, kata Menhan.
Selain melaksanakan olahraga bersama berupa senam Aerobic, Menhan yang didampingi Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Kabadiklat Kemhan Mayjen TNI Hartind Asrin juga berkesempatan meninjau peragaan kemampuan IT Badiklat Kemhan, menandatangani Prasasti peresmian penggunaan gedung Ki Hajar Dewantara dan menerima paparan dari Kabadiklat Kemhan.
Dalam kesempatan yang baik tersebut Menhan Purnomo Yusgiantooro secara khusus juga menyampaikan salam perpisahan kepada Personel Kemhan yang berkantor di Badiklat Kemhan Jl. Salemba Raya No. 14 Jakarta Pusat, sehubungan akan berakhirnya masa jabatan sebagai Menteri Pertahanan KIB II pada bulan Oktober mendatang.



Source : DMC

Kamis, 21 Agustus 2014

Tank Terbaik Di Dunia Top 10


Rizkie's BLOG - Inilah 10 Main Battle Tank (Tank Tempur Utama) dari seluruh dunia yang paling canggih, superior dan tercepat  tahun 2014 versi Rizkie's BLOG ,hihihihihi :D



TYPE 99 - CINA
Tipe 99, merupakan tank generasi ke-3 yang dioperasikan oleh Tentara Pembebasan Rakyat Cina. Tercatat sebagai salah satu tank tercepat di dunia. Nama lengkapnya adalah MBT ZTZ99, dianggap sebagai salah satu dari dua belas tank terbaik di dunia. harga per unitnya sekitar 2,5 juta US dolar. Juga dikenal sebagai ZTZ-99 dan WZ-123. Varian terbarunya adalah jenis 99KM. Saat ini merupakan MBT paling canggih yang digunakan oleh Tentara Pembebasan Rakyat Cina. Mulai beroperasi pada tahun 2001.


Fitur dan spesifikasi :
  • Memiliki Sistem laser pertahanan aktif JD-4
  • Mesin kuat
  • Senjata 155mm dengan putaran kinetik
  • Lapis baja yang baik
  • Kompartemen pengemudi di bagian depan
  • Kompartemen pertempuran terletak di bagian belakang kompartemen pengemudi
  • Mesin dipasang di bagian belakang
  • Fitur dual sumbu 125mm/50-kaliber stabil ZPT98 gun smoothbore
  • Dilengkapi rudal anti tank Rusia 9M119
  • Kecepatan maksimum 80km/jan
  • Berat 54 ton untuk tipe 99G, 57 ton untuk tipe 99A1, 58 ton untuk tipe 88A2
  • Panjang 11 m dan lebar 3,4 m
  • Dioperasikan oleh 3 kru


M1A2 Abrams – AS
Anda mencari tank terkuat di dunia? Inilah dia M1 Abrams, diyakini sebagai tank paling kuat di dunia. Merupakan tank generasi ketiga Amerika. Dinamai dengan nama seorang Jenderal AS mantan kepala staf angkatan darat dan panglima pasukan militer AS di Vietnam 1968-1972, yaitu jenderal Creighton Abrams.


Fitur dan spesifikasi :
  • Menggunakan mesin turbin gas yang kuat
  • Lapis baja terbuat dari komposit canggih
  • Penyimpanan amunisi terpisah dalam kompartemen blow-out untuk keselamatan awak
  • Tank terberat yang dipakai AS - 62 ton
  • Akan dipakai oleh AS kemungkinan sampai tahun 2050
  • Kecepatan maksimumnya 67,72 km/jam
  • Harga 6,210 juta dolar


Challenger II – INGGRIS
FV4034 Challenger II adalah tank kebanggaan Inggris. Merupakan tank tempur utama dari Angkatan Darat Inggris dan Oman. Sangat dapat diandalkan dalam perang. Selama invasi Irak tahun 2003, tank Challenger II yang beroperasi di Teluk tidak pernah mengalami kerusakan total akibat serangan musuh.


Fitur dan spesifikasi :
  • Dapat bertahan dari serangan 14 granat luncur dan dari 1 rudal anti tank MILAN.
  • Harga 7,291 juta US dolar
  • Berat 62,5 ton
  • Panjang 8,3 m dan 11,5 m panjang keseluruhan (dengan meriam) dan lebar 3,5 m
  • Dioperasikan oleh 4 kru (komandan, penembak, operator dan pengemudi)
  • Kecepatan maksimumnya hanya sekitar 59 km/jam


T-90 - RUSIA
T-90 adalah tank tempur utama Rusia dan merupakan tank tercanggih yang digunakan oleh Angkatan Darat Rusia. Harga per unitnya sekitar 2,230 juta dolar AS. Mulai digunakan pada tahun 1992. 


Fitur dan spesifikasi :
  • T-90 menggunakan senjata tank dan Gun Sight 1G46 dari T-80U
  • Konsep perlindungan KOntakt-5 ERA
  • Dilengkapi penerima peringatan laser
  • Dilengkapi EMT-7 untuk penghancuran ranjau magnetik
  • Dipersenjatai dengan Shtora infrared ATGM jamming system
  • Dioperasikan oleh 3 kru
  • Berat tempur 46,5 ton
  • Fitur 4 tak V-84ms mesin diesel dengan kekuatan 849 tenaga kuda
  • Kapasitas bahan bakar 1.600 liter
  • Jarak tempuh 650 km di jalan beraspal dan 500 km di medan non aspal
  • Kecepatan maksimal 65 km/jam
  • Berat 46,5 ton
  • Panjang 9,53 m


Leclerc - PERANCIS
Leclerc adalah tank tempur utama Perancis yang diciptakan oleh Nexter. Dinamai dari nama seorang Jenderal dari perang dunia II yaitu Jenderal Philippe Leclerc. Mulai digunakan pada tahun 1992 oleh Perancis dan juga digunakan oleh Uni Emirat Arab. Jumlah total Leclerc yang dimiliki Perancis sekitar 406 unit dan UEA memiliki 388 unit.


Fitur dan spesifikasi:
  • Berat 54,5 ton
  • Panjang 9,87 meter
  • Lebar 3,71 meter
  • Tinggi 2,53 meter
  • Dioperasikan oleh 3 kru (komandan, penembak dan pengemudi)
  • Kecepatan maksimal 71 km/jam


Leopard 2 - JERMAN
Leopard 2 merupakan tank tempur uatma Jerman. Mulai digunakan pada tahun 1979. Turun langsung ke pertempuran pertama kali di pertempuran Kosovo dan juga beraksi di Afganistan bersama pasukan ISAF. Leopard 2 merupakan tank termahal di dunia, satu unitnya senilai 4,5 juta dolar AS (leopard 2A6). --Ini tank yang mau dibeli Indonesia dari Belanda--
  


Fitur dan spesifikasi :
  • Memiliki fitur sistem pengendalian kebakaran digital dengan pengukur jarak laser
  • Senjata utama yang sepenuhnya stabil
  • Dilengkapi dengan senapan mesin koaksial
  • Memiliki night vision canggih dan peralatan pengamatan
  • Memiliki kemampuan untuk tetap fokus pada target bergerak saat bergerak di medan yang sulit.
  • Dapat melewati air 4 meter karena menggunakan snorkel
  • Dapat memanjat hambatan vertikal lebih dari satu meter tingginya.
  • Didukung dengan mesin turbo-charged multi-bahan bakar diesel V12 yang menghasilkan 1.500 tenaga kuda
  • Berat 62,3 ton
  • Panjang 9,97 meter
  • Lebar 3,75 meter
  • Dioperasikan oleh 4 kru
  • Kecepatan maksimal 72 km / jam


Merkava - ISRAEL
Merkava dalam bahasa Ibrani berarti "kereta tempur", adalah tank tempur utama dari Angkatan Pertahanan Israel. Harga per unitnya sekitar 4,5 - 5 juta dolar AS.


Fitur dan spesifikasi :
  • Perakitan menara terletak dekat bagian belakang yang berfungsi memberikan perlindungan tambahan terhadap awak dari serangan frontal
  • Clamshell ala pintu masuk belakang yang memberikan perlindungan bagian kepala ketika off-dan on-pemuatan kargo atau personil
  • Berat 65 ton
  • Panjang 9,04 meter
  • Lebar 3,72 meter
  • Tinggi 2,66 m
  • Dioperasikan oleh 4 orang kru (komandan, pengemudi, penembak dan operator)
  • Kecepatan maksimal 64 km / jam.


CI ARIETE - ITALIA
CI ARIETE adalah tank tempur utama Angkatan Darat Italia. Tank ini dilengkapi sistem optik, digital imaging dan fire control terbaru. Ini memungkinkan untuk CI ARIETE tetap efektif terhadap target bergerak pada siang maupun malam hari.


Fitur dan spesifikasi :
  • Dilengkapi dengan meriam 120 mm smoothbore Oto Melara
  • Senapan mesin 7,62 mm koaksial
  • Juga memiliki senapan mesin 7,62 mm anti pesawat yang diawaki oleh komandan tank 
  • Berat 54 ton
  • Panjang 9,67 m
  • Dioperasikan oleh 4 kru
  • Kecepatan maksimal 70 km/jam


ARJUN - INDIA
Arjun adalah tank tempur utama (Sekali lagi, bahasa militernya adalah MBT - Main Battle Tank) negara India. Harga per unitnya 3,8 juta dolar AS. Nama tank tersebut diambil dari salah seorang tokoh kisah Mahabarata yaitu Arjun (Arjuna).

Fitur dan spesifikasi :
  • Dilengkapi dengan senapan 120 mm dengan amunisi APFSDS yang memiliki kemampuan mengalahkan tank lain yang superior
  • Memiliki senapan mesin 7,62 mm koaksial  dan satu lagi senapan mesin 12,7 mm.
  • Mesin multi-bahan bakar diesel MTU tunggal dengan kekuatan 1.400 tenaga kuda
  • Kecepatan maksimum 70 km/jam
  • Dioperasikan oleh 4 kru (komandan, penembak, operator dan pengemudi)
  • Memiliki alat deteksi kebakaran otomatis
  • Sistem perlindungan NBC
  • Berat 58,5 ton
  • Panjang 10,68 meter


T-84 - UKRAINA
T-84 merupakan MBT dari Ukraina. Adalah salah satu MBT tercepat di dunia. Mulai digunakan Angkatan Bersenjata Ukraina sejak 1999. T-84 merupakan pengembangan dari T-80 Uni Sovyet. Oplot T-84 merupakan versi lanjutannya yang menggabungkan kompartemen amunisi lapis baja dalam satu sistem dan letak tertentu.

Fitur dan spesifikasi :
  • Kekuatannya 26 tenaga kuda/ton (T-90 kontemporer Rusia hanya 18 tenaga kuda/ton)
  • Dirancang sangat baik untuk digunakan di iklim panas, dan bahkan termasuk sebuah kompartemen kru yang ber-AC
  • Berat 46 ton
  • Panjang 7,086 meter
  • Lebar 3,775 meter
  • Tinggi 2,215 meter
  • Dioperasikan oleh 3 kru
  • Kecepatan maksimal 65 km/jam


Nb: Urutan diatas bukanlah mencerminkan tingkatan. Setiap tank memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.




Source : Artileri

Minggu, 17 Agustus 2014

Presiden Baru Tidak Bisa Ganti Kebijakan


Rizkie's BLOG - JAKARTA - Penerapan UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan sudah dimulai tahun ini. Komite Kebjakan Industri Pertahanan (KKIP) dalam diskusi di Jakarta kemarin menyatakan UU tersebut bakal melindungi kebijakan pertahanan yang telah disusun pemerintah.

Sehingga, kebijakan yang dibuat tidak gampang diubah meski kepemimpinan nasional berganti.
    
Kepala Divisi Perencanaan KKIP Muhammad Said Didu menjelaskan, UU itu membuat Indonesia kini lebih merdeka dalam hal membeli Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam). "Aturan dalam UU ini memposisikan pembeli benar-benar menjadi raja," terangnya.
    
Perubahan mendasar dalam UU tersebut, pemerintah kini tidak bisa seenaknya mengganti kebijakan alpalhankam. Indonesia sudah memiliki rencana alpalhankam hingga 25 tahun mendatang. Karenanya, siapapun Presiden Indonesia berikutnya tidak akan bisa mengubah kebijakan seenaknya.
    
Selain itu, UU tersebut membuat Indonesia lebih selektif dalam membeli Alpalhankam. Pembelian Alpalhankam diprioritaskan dari dalam negeri. Jika harus impor, maka ada sejumlah tahapan dan syarat ketat yang harus dilalui produsen sebelum mengikuti tender.
    
Pertama, setelah ada perencanaan Alpalhankam, akan dianalisis oleh KKIP apakah bisa diproduksi di dalam negeri. Jika bisa, maka alpalhankam akan diproduksi di dalam negeri. Jika tidak mampu, maka impor.

Tank Leopard
"Impor hanya bisa dilakukan lewat dua jenis kerjasama. Government to Government dan Government to Manufacture. Tidak boleh lagi lewat pedagang," lanjutnya.
    
Dalam perencanaan kerjasama, tidak boleh ada persyaratan yang menghambat Indonesia. seperti potensi embargo, persyaratan politis antarnegara, atau pembatasan penggunaan. Jika lolos, maka akan ada evaluasi teknis. Sepertimengakomodir  local content, transfer of technology, dan beberapa syarat teknis lain.
    
Setelah itu, barulah diprhitungkan prosentase syarat teknis tersebut. Untuk local content misalnya, UU menetapkan minimum 85 persen. Artinya, benefit atas harga yang dibayarkan kepada produsen alpalhankam asing harus kembali ke Indonesia sebesar 85 persen. Bisa dalam bentuk fasilitas pemeliharaan, suku cadang, atau fasilitas lain.
    
Said mencontohkan benefit pembelian Main Battle Tank Leopard. Indonesia menjadi pusat pemeliharaan tank Leopard untuk wilayah Asia Pasifik. Pemeliharaan akan dipusatkan di PT Pindad," tuturnya.
    
Said menambahkan, perubahan rencana alpalhankam masih dimungkinkan dengan persyaratan khusus yang akan diatur dalam PP. Seperti adanya perubahan geopolitik di ntingkat kawasan atau jika ada perkembangan teknologi yang signifikan.

"Kalau ada temuan yang dahsyat dari anak bangsa sehingga alpalhankam tertentu akhirnya bisa dibuat di dalam negeri, maka rencana bisa berubah juga," tambahnya.
    
Sementara itu, Kapuskom Kemenhan Brigjen Sisriadi menjelaskan, sejumlah alutsista yang dipesan sesuai rencana strategis Kemenhan sudah nyaris seluruhnya datang. "Kita sudah melampaui target jangka panjang, yang awalnya di bawah 30 persen, sudah mampu dipenuhi 38 persen," ujarnya.
    
Beberapa alutsista yang penyerahannya masih butuh waktu adalah 124 unit MBT Leopard, 33 unit Howitzer, 25 unit rudal Astros, 127 rudal arhanud mistral, tiga kapal selam, dan sejumlah alutsista lain termasuk pesawat tempur dan sejumlah kapal perang. (byu)




Source : Sumeks

Rabu, 14 Mei 2014

Anda Percaya, Kami Pasti Bisa !

 

Rizkie's BLOG - Awal mulanya istilah “kepentingan nasional” (national interest) mengacu pada bahasa Perancis raison d’Etat, atau dalam bahasa Inggris, reason of the state, yang secara sederhana diartikan sebagai, alasan-alasan utama eksistensi suatu negara. Pengertiannya tidak berhenti disitu, akan tetapi tersirat di dalamnya apa tujuan yang akan dicapai oleh negara tersebut serta ambisi-ambisi yang terkandung di dalamnya, apakah mengenai ekonomi, militer, budaya dan sebagainya.
Karakteristik utama sistem ini adalah pemeliharaan keseimbangan kekuatan (balanced of power),adanya suatu pemerintahan yang terpusat dan diakui/sah, teritori dengan batas-batas yang jelas, rakyat yang umumnya memiliki asal usul yang sama, bahasa yang sama serta berbagai bentuk budaya yang mengikat. Negara bangsa menjadi instrumen dari kesatuan nasional, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan budaya dan lain sebagainya.

(ilustrasi)

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, kepentingan nasional suatu negara bangsa berkembang juga menjadi sangat beragam, namun yang paling umum dan utama yang secara pasti dianut oleh banyak negara adalah: eksistensi dan kelangsungan hidup negara, kesejahteraan rakyat/bangsa serta KEAMANAN.



Pertanyaannya lalu dimana kepentingan nasionalnya dan dimana kedudukannya terhadap konsep bernegara di atas? Salah satu rumusannya terdapat dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2008 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara yang dikeluarkan oleh Presiden pada tanggal 26 Januari 2008. Dalam Perpres tersebut kepentingan nasional kelihatannya sudah diposisikan pada tempatnya yang sebenarnya, karena selain menjadi landasan pertahanan Negara.
Dalam Perpres No. 7 tahun 2008 tersebut, telah ditetapkan kepentingan nasional Indonesia dalam tiga strata yaitu:
  1. Mutlak, kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berupa integritas teritorial, kedaulatan nasional dan keselamatan bangsa Indonesia.
  2. Penting, berupa demokrasi politik dan ekonomi, keserasian hubungan antar suku, agama, ras dan golongan (SARA), penghormatan terhadap hak azasi manusia, dan pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup.
  3. Pendukung, berupa perdamaian dunia dan keterlibatan Indonesia secara meluas dalam upaya mewujudkannya.
Dari strategi keamanan nasional inilah kemudian dijabarkan lagi kedalam strategi bidang-bidang lain seperti politik, ekonomi, militer, intelejen, sosial budaya dan sebagainya. Strategi militer nasional akan menjadi dasar penyusunan atau perencanaan pembangunan kekuatan pertahanan/militer dengan pengertian bahwa kekuatan militer negara adalah kekuatan inti pertahanan.
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah menetapkan bahwa postur pertahanan tahun 2010-2029 diarahkan untuk membangun kekuatan yang bertaraf “Minimum Essential Force” (MEF). Terjemahan bebasnya barangkali menjadi; kekuatan pada tingkat minimum yang dapat diandalkan. Kekuatan (Force) disini berkonotasi pada jumlah Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) TNI termasuk personilnya serta pendukungnya dari ketiga Angkatan Darat, Laut dan Udara.




Kehadiran MEF ini juga menjadi jalan strategis memantapkan kekuatan pertahanan bahwa pengadaan Alutsista TNI akan diupayakan dari industri pertahanan di dalam negeri. Dalam rangka modernisasi Alutsista, Kemhan dan TNI akan sepenuhnya mengikuti kebijakan pemerintah menggunakan secara optimal produksi industri pertahanan dalam negeri. Kebijakan tersebut amat strategis, karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap negara lain seperti yg tertuang di UU Nomer 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.

DSC_0205

Saat ini pemerintah menjadikan industri pertahanan dalam negeri menjadi prioritas pengadaan. Industri pertahanan dalam negeri pun diikutsertakan dalam penyusunan Rencana Induk kebutuhan Alpalhankam untuk mengetahui kemampuan saat ini. Salah satunya PT Pindad, perusahaan BUMNip ini memproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan kendaran tenpur sebanyak 452 unit. Kebutuhan ini meliputi Panser 6×6 (332 unit), Ranpur roda rantai (45 unit), ranpur roda ban (71 unit) dan Tank Amphibi (14 unit).

Panser 2015-2019

Di tahun 2014 Perusahaan yg berdomisili di Bandung ini sedang menyiapkan sertifikasi Tank Kanon dan rencana pada tahun 2016 untuk tank kanon amphibi. Agar bisa meningkatkan kemampuan produsen peralatan pertahanan, Pindad pun menggandeng sejumlah perusahaan internasional. Kerjasama ini diharapkan membantu misi Pindad yaitu “Menjadi Produsen Peralatan Pertahanan dan Keamanan terkemuka di Asia pada tahun 2023,”.

DSC_0139

Kerjasama Internasional PT. Pindad
Tidak hanya PT. Pindad, dibidang Radio Detection and Ranging atau radar sejumalh perusahan tanah air juga melakukan kerjasama Internasional seperti PT. Inti yg mendapatkan pori pekerjaan sebanyak 40% dengan Northrop Grumman, PT. CMI yg dinilai dunia Internasional berhasil menghasilkan produk baik dan dipilih oleh Lockheed Martin sebagai mitra kerjasama, dan sejumlah perusahaan lainnya seperti InfraRCS Indonesia, IRCTR-Indonesia, dll.

DSC_0189

Lalu bagaimana dengan PT. Len, perusahaan radar BUMNip? Sama seperti yg lain, PT. Len juga bermitra dengan sejumlah instansi dalam negeri seperti LIPI, BPPT, maupun perusahaan swasta lainnya. Tidak hanya itu, sejumlah perusahaan Internasional juga menjadi mitra dalam pengembangan teknologi radar maupun elektronik pertahanan lainnya seperti SAAB, Thales UK, Selex ES, dll. Saat ini PT. Len sedang focus mendirikan pabrik industry photovoltaic atau yang dikenal Len Technopark yang dibangun untuk mengejar Visinya yaitu “Menjadi perusahaan elektronik kelas dunia,” bisa tercapai.

DSC_0199

“Saya optimis di tahun 2016, kita dapat membuktikan
kepada semua pihak khususnya Negara
bahwa Len siap Go Public,”…
(Andra Y. Agussalam-Direktur Keuangan PT. Len)

DSC_0191
Salah satu peneliti mengatakan begini, “Ketika user atau pemerintah percaya, kami pasti bisa semangat pun  akan membara untuk membuktikan bahwa kami bisa memberikan terbaik untuk bangsa dan masyarakat kita,”.

 Semoga upaya-upaya yang telah dilakukan oleh segenap komponen bangsa dalam menguasai teknologi pertahanan mampu mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan disegani oleh dunia internasional. Bersambung…..





JKGR

Sabtu, 22 Februari 2014

Rahasia Alutsista Indonesia 2014

Rudal Krypton Kh-31 diusung Fighter Sukhoi Indonesia (photo: FB Jiwa Merah Putih)
Rudal Krypton Kh-31 diusung Fighter Sukhoi Indonesia (photo: FB Jiwa Merah Putih)

Rizkie's BLOG,Jakarta – Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA dan konco-konconya tahun 1999 sampai 2004, sepertinya sudah menjadi pengalaman pahit dan berharga bagi TNI. Seperti kita semua thau selama 30 tahun berkuasa Pak Harto selalu berkiblat ke blok barat dalam hal pengadaan alutsista. Yang berdatangan pun boleh dibilang alakadarnya mulai pemaksaan pemakaian F.86 Sabre dan T.33 ex RAAF medio tahun 1970-an sampai penjatahan jenis, spesifikasi dan jumlah unit yang bisa dibeli dalam medio 1980-an.
Pada akhirnya pewaris tahta alias presiden-presiden kita selanjutnya mengalami betul yang namanya pelecehan yang diakibatkan rendahnya daya gedor alutsista kita. Puncaknya adalah pelecehan paling parah di ambalat yang dilakukan oleh sonora.

Kita Marah ?
Ya, kita rakyat Indonesia tentu marah dan Pak SBY geram betul tapi beliau sadar, kalau kekuatan alutsista TNI kita saat itu masih tertinggal jauh dari negara-negara tetangga yang sok jaguh. Sejumlah langkah beliau lakukan dalam langkah penguatan alutsista TNI. Selain kontrak-kontrak warisan penguasa sebelumnya yaitu pengadaan 4 buah korvet SIGMA, pengadaan 4 unit LPD kelas Banjarmasin, pembelian beberapa unit pesawat latih KT-1 B Wong bee yang di dalamnya ada skema hibah beberapa unit LVT 7 (landing Vehicle Tank) dari Korea Selatan untuk Marinir TNI AL, Pembelian beberapa unit baterai peluncur roket RM 70 Grad dari Ceko, pembelian beberapa Helicopter Colibri untuk TNI AU dan TNI AL, Rudal QW 3 dari China dan beberapa kontrak pembelian lain, maka diperlukan juga pembelian alutsista strategis yang lebih gahar dari blok timur yaitu blok sahabat lama yang kemungkinan mengembargo kita kedepannya kecil sekali, antara lain :
1. Kontrak pengadaan Alutsista berupa fasilitas kredit senilai 1 miliar dolar tahun 2007 (seperti yang diumbar kemedia massa) dari RUSIA, yang digunakan untuk membeli 3 Sukhoi 27 SKM dan 3 Sukhoi 30 MK2 senilai $ 300 juta (untuk melengkapi 4 unit Sukhoi kita yang dipesan tahun 2003) dan $ 700 juta lainnya digunakan untuk membeli 2 unit kapal selam kelas Kilo.
Apakah Indonesia hanya mengajukan fasilitas kredit senilai 1 miliar dolar kepada Rusia ? Menurut saya jawabannya tidak, alias Indonesia mengajukan fasilitas kredit dengan nilai lebih dari 1 miliar dolar.

Kenapa ? Karena pada tahun setelahnya mulai berdatangan alutsista dari RUSIA selain dua yang disebut di atas. Mulai dari beberapa unit Helicopter Mi 35 Hind E dan Hind P dan beberapa unit Helicopter Mi 17 buat TNI AD. Beberapa unit Panser BTR 80 buat Marinir TNI AL, 17 unit Tank BMP 3F buat marinir TNI AL, pembelian beberapa rudal termasuk rudal yakhont (ini yang dipublish dan diperlihatkan barangnya ke publik walaupun tidak dirilis berapa unit sebenarnya yang dibeli).
Kalau begitu ada kemungkinan dong saat itu kita pesan Sukhoi lebih dari enam unit ? Atau berarti dua Kapal Selam Kilo yang dulu kita pesan itu, sekarang sudah menyelam jalan-jalan dong di perairan kita ?.

Benar, bisa jadi seperti itu. jumlah Sukhoi kita sesungguhnya adalah lebih dari 16 unit. (tidak seperti yang dipublish) kenapa, karena sukhoi kita ini termasuk alutsista yang sangat strategis sampai-sampai rudal-rudalnya saja, baru dimunculkan secara resmi saat latihan Angkasa Yudha 2013.
Begitupun dengan KS Kilo dua unit, pastinya sudah berkeliaran di perairan nusantara kita.
Sebagai bahan analisa saja, kenapa Sukhoi datangnya masih dibungkus dan diangkut pakai pesawat Antonov Rusia dan dirakit di sini ?

Kenapa tidak terbang ferry saja dari negara pembuat ke Indonesia macam T. 50 I atau F. 16 zaman tahun 1989-1990 dulu. Kalau jaraknya jauh ya memang tidak masuk dilogika juga, secara Super Tucano saja yang jarak Brazil ke Indonesia lebih jauh tetap terbang ferry.

Seperti berita yang saya kutip. “karena sesuai amanat UU Kebebasan Informasi Publik, Mengenai tudingan Indonesian Corruption Watch (ICW) soal pemerintah yang tidak transparan soal pengadaan alutsista, Andi mengatakan berdasarkan UU proses pembelian senjata termasuk hal yang dikecualikan”.

Andi menambahkan, “Dalam UU Kebebasan Informasi Publik proses pengadaan senjata memang termasuk dalam hal-hal yang dikecualikan. Kementerian Pertahanan tidak wajib mempublikasikan, bahkan harus menerapkan prinsip kehati-hatian.

Apalagi Sukhoi dan KS Kilo merupakan produk buatan blok timur, yang notabene gampang banget dijaga kerahasiaannya karena kita sudah mempunyai perjanjian kerjasama militer dengan Rusia. Berbeda dengan produk buatan blok barat yang walaupun sudah kita jaga kerahasiaannya, tetap saja ketahuan (malahan kita ditertawai) karena negara calon musuh kita seperti Sonotan tinggal tanya doang ke negara pembuatnya.

Makanya tahun 2012, sebelum latihan “Pitch Black” Kepala Staf RAAF sampai datang langsung ke sarang Thunder di Hasanuddin, untuk memeriksa dan menghitung satu-satu sukhoi kita. Ada berapa sih ?. Dan alhamdulilah yang dipajang di apron dan hanggar tetap 10 unit dan yang dikirim buat latihan cuma 4 (empat) unit.

Soalnya menurut data intelejen mereka, sukhoi TNI AU termasuk 6 biji yang dipesan tahun 2011 dan diterima 2013, jumlahnya total ada 24 biji. Makanya meraka mati-matian menyadap kita karena ingin memperoleh informasi akurat tentang alutsista apa saja yang sudah dibeli dan jumlahnya dari Rusia.
Begitupun dengan Kapal Selam Kilo sudah berapa banyak pemberitaan media luar dari tetangga-tetangga kita yang mengkonfirmasikan keberadaan “mahluk halus” Hiu Kencana itu. Makanya atas dasar inilah mereka mati-matian, melakukan penyadapan lebih intensif kepada indonesia.

Presiden SBY memandangi model kapal selam Kilo Rusia (photo: setneg)
Presiden SBY memandangi model kapal selam Kilo Rusia (photo: setneg)

2. Pembantukan dan pelaksanaan program Minimum Essential Force (MEF) mulai dari tahap I sampai III.
Di sini jelas sekali dalam memenuhi kekuatan minimum tersebut Indonesia memainkan peran cantiknya sebagai negara non blok dengan baik. Berbagai macam alutsista dari Blok Barat dan Blok Timur dibeli dan dipublikasikan kepada masyarakat umum. Antara lain :

Blok Barat :
- Pembelian 6 unit F. 16 Block 60 / berubah menjadi hibah 24 unit F. 16 Block 25 (upgrade Block 32++) + 4 unit F.16 Block 25 sebagai cadangan sparepart dan 2 unit F. 16 Block 15 OCU cadangan sparepart (sepertinya ini diupgrade juga).
- Pembelian 16 unit T. 50 I dari korsel, disertai skema hibah beberapa unit LVT 7 (landing Vehicle Tank) buat marinir dan beberapa unit F.5 tiger II untuk TNI AU (belum jelas diambil atau tidak walaupun ada berita TNI AU menolak karena tidak sesuai).
- Pembelian 16 unit Super Tucano dari EMBRAER Brazil.
- Pembelian 18 unit Pesawat Latih G 120tp Grob dari Jerman.
- Pembelian beberapa unit UAV Searcher II dan Heron dari Israel (dibeli melalui perusahaan yang berdomisili di Filipina)
- Pembelian 9 unit pesawat angkut ringan CN. 295.
- Pembelian 9 unit pesawat angkut C. 130 Hercules ex RAAF (4 biji hibah/retrofit + 5 biji beli dengan harga murah).
- Pembelian 6 unit Helicopter EC 725 Cougar.
- Pembelian 2 unit Fregat Sigma 10514.
- Pembelian 3 unit Fregat kelas Nakhoda Ragam.
- Pembelian 3 unit KS Changbogo
- Pembelian MBT Leopard
- Pembelian Medium Tank Marder
- Pembelian beberapa baterai RM 70 Grad
- Pembelian 36 unit Astros II
- Pembelian 8 AH-64 E Apache
- Pembelian beberapa rudal seperti Helfire II, AIM-120, AIM-9, starstreak II, Exocet dan lain-lain.

Helikopter Serang AH-64E Apache (photo: boeing)
Helikopter Serang AH-64E Apache (photo: boeing)

Blok Timur :
- Pembelian 6 unit Sukhoi 30 MK2
- Pembelian 37 Tank BMP 3F
- Pembelian beberapa unit panser amphibi BTR 80A
- Pembelian 55 unit BTR 4 dari Ukraina
- Pembelian rudal C. 802 dan C.705 dari China
btr4-irak
BTR 4

Selain pembelian berbagai jenis alutsista tersebut, dalam MEF I Indonesia juga memperkuat militernya dengan berbagai macam jenis alutsista buatan dalam negeri, antara lain :
- Pembelian Panser Anoa
- Pembelian Panser Komodo
- Pembelian 35 unit heli Bell 412 EP
- Pembelian 3 unit CN. 235 Patmar
- Pengadaan beberapa unit KCR 40
- Pengadaan beberapa unit KCR 60
- Pengadaan beberapa unit perusak Trimaran kelas Klewang
- Pengadaan 2 unit kapal bantu cair minyak
- Pengadaan kapal LST untuk Leopard
- Pengadaan beberapa unit kapal Patroli buatan fasharkan TNI AL
Daftar belanja diatas adalah daftar belanja MEF I yang dipublish oleh Kementerian Pertahanan untuk konsumsi masyarakat Indonesia, sedang daftar belanja yang tidak dipublish tentunya ada (terutama dari Blok Timur), dan biarlah tetap menjadi rahasia sampai nanti pada saatnya akan terbongkar dengan sendirinya. (contoh kasus operasi Alpha pengadaan A.4 Skyhawk dari Israel).
Sebelum berakhirnya MEF pertama, dengan dana pengadaan alutsista yang masih tersisa, Indonesia kembali mendapat tawaran hibah alutsista strategis berupa beberapa kapal selam, fregat sampai destroyer dari Rusia. Dan atas tawaran itu pihak Kementerian Pertahanan dan TNI telah memberangkatkan tim untuk mengevaluasi tawaran menarik ini.
Selain itu tidak lupa pembelian Sukhoi 35 dan tentu saja sistem pertahanan jarak menengah jauh yang saat ini sedang digodok oleh kemenhan.
Mengenai ToT percayalah selain dengan Korea Selatan, sesungguhnya Indonesia juga menjajaki ToT dengan beberapa negara lain terutama dengan Rusia. Kemenhan pun telah mempunyai rencana Plan B apabila pengerjaan rencana Plan A itu gatot, demi kemandirian bangsa ini berswasembada alutsista sendiri.
Pada akhirnya kita berharap bahwa apa yang telah dilakukan oleh pemimpin kita saat ini, dapat dilanjutkan kembali oleh pemimpin kita yang terpilih selanjutnya nanti. Mudah-mudahan saja pemimpin kita nanti itu tetap sekuat tenaga melanjutkan program penguatan alutsista TNI ini sampai pada renstra III jikalau perlu sampai selamanya. (written by pocong syereem).



JKGR

Sabtu, 08 Februari 2014

Blunder Diplomatik Singapura


Rizkie's BLOG - Protes Singapura dengan penamaan KRI striking force Indonesia yang baru, KRI Usman Harun merupakan cermin keangkuhan dari negeri yang tak punya pahlawan dan taman makam pahlawan itu.  Ada beberapa hal yang ingin kita garis bawahi dalam penyampaian keberatan itu. Yang pertama pernyataan itu diumumkan lebih dulu ke media, setelah itu Menlu K Shanmugam baru berkunjung ke Jakarta.  Lebih jauh dari itu dampaknya membuka luka lama sejarah kedua bangsa.  Namun blunder itu justru mempopulerkan kisah heroik pasukan komando angkatan laut (KKO) Indonesia terutama di mata generasi mudanya.
Sekadar mengingatkan pada era Dwikora, Singapura itu belum lahir, artinya perselisihan tentang pembentukan negara Malaysia tidak ada kaitannya dengan “provinsi” Singapura waktu itu.  Sehingga sabotase yang dilakukan Usman dan Harun di Orchard tanggal 10 Maret 1965 harus dilihat sebagai bagian dari operasi ganyang Malaysia.  Dwikora belum selesai, Singapura melepaskan diri dari persekutuan Tanah Melayu tanggal 9 Agustus 1965.  Artinya dia sendiri menelikung nilai perjuangan persekutuan tersebut.
PM Lee menabur bunga di makam Usman Harun
Lembar sejarah berikutnya, konfrontasi berakhir kemudian ASEAN didirikan di Bangkok tanggal 8 Agustus 1967. Lima negara ASEAN sebagai pendirinya termasuk Singapura sesungguhnya ada dalam nawaitu dan tekad untuk tidak lagi bermusuhan, bersahabat dan bekerjasama.  Termasuk Filipina yang tak lagi meributkan Sabah.  Perjalanan kemudian membuktikan bahwa persahabatan Indonesia dan Malaysia semakin merapat sementara Singapura masih memendam benci.  Terbukti dengan eksekusi hukuman gantung kedua marinir Indonesia itu tanggal 17 Oktober 1968.
Namun meski sakit menyesak dada bagi sebagian besar rakyat bangsa ini pada waktu itu, Presiden Soeharto memperlihatkan sikap tenang untuk tetap melanjutkan niat baik ASEAN tadi. Setelah terjadi kerusuhan rasial di Semenanjung Malaysia tahun 1969, Malaysia merapat ke Indonesia. Bagi pemerintah Malaysia kerusuhan antar etnis ini adalah penelikungan kedua yang dilakukan etnis tertentu setelah Singapura melepaskan diri dari persekutuan.  Maka untuk tetap memegang kendali etnis, Malaysia dan Indonesia sepakat pada tahun 1971 melalui operasi rahasia “Soeharto-Tun Razak” memasukkan puluhan sampai ratusan ribu warga Indonesia ke Malaysia.  Inilah sejarah awal masuknya tenaga kerja Indonesia.  Dan ini juga yang mestinya harus dihormati oleh Malaysia sebagai perjuangan agar etnis tertentu di Malaysia tetap memegang kendali dominasi persentasi jumlah.
Kedekatan hubungan Indonesia-Malaysia membuat Lee Kuan Yew merasa terjepit dan sedikit paranoid.  Maka melalui upaya diplomasi yang optimal PM Lee “berhasil” mengunjungi Jakarta tahun 1973 itu pun dengan satu syarat yang diajukan Soeharto yaitu bersedia berziarah ke makam kedua pahlawan nasional itu, Usman dan Harun.  PM Lee bersedia menabur bunga kembang pahlawan.  Ini adalah kemenangan diplomatik Indonesia yang paling indah dan mengharukan sepanjang dekade 70an. Maka secara logika rasional dan emosional seharusnya tidak ada lagi ganjalan pola pikir dan sesak nafas emosi diri dalam hubungan kedua negara.

Oleh sebab itu maka keberatan pemberian nama KRI Usman Harun merupakan blunder diplomatik bagi Singapura sekaligus memberikan ruang amunisi nasionalis patriotik bagi bangsa ini utamanya generasi mudanya.  Puluhan juta generasi muda Indonesia rela membuka kembali halaman sejarah kelam itu lewat berbagai media sosial dan media lain, dan “menikmati” kisah heroik Usman Harun.  Singapura sepertinya tak paham dengan sejarah masing-masing bangsa.  Dalam perang Iran-Irak tahun 80an ratusan ribu tentara mati.  Bagi Iran tentaranya itu syuhada, bagi Irak tentaranya itu juga syuhada.  Bagi Iran tentara Irak adalah penjahat perang demikian juga sebaliknya.  Singapura harus melihat diri sisi ini.  Tetapi lebih penting dari itu jangan selalu mendikte dan superior dalam hubungan bertetangga, biasa-biasa aja lah.  Indonesia itu sudah banyak memberikan manfaat eksistensi bagi tetangga sekitarnya utamanya Singapura.  
Dari semua dinamika yang terjadi belakangan ini, perlakuan tetangga-tetangga itu memang pada akhirnya harus dijawab dengan perkuatan militer sebagai basis kekuatan diplomasi selera tinggi. Perkuatan militer adalah jawaban tak tertulis yang akan menyadarkan para tetangga untuk bisa menghormati negara kepulauan terbesar di dunia ini.  Perkuatan militer Indonesia beriringan dengan kekuatan nyata nilai PDB (Produk Domestik Bruto) yang dimilikinya meski persentasenya masih nol koma sekian persen. Meski jumlahnya tetap konstan saja misalnya 0,8 % dari PDB, jika PDBnya naik terus maka otomatis belanja militernya juga naik kelas.  Artinya potensi kekuatan belanja militer Indonesia sesungguhnya lebih dahsyat dari Singapura yang PDBnya hanya sepertiga dari PDB Indonesia.
Singapura mestinya harus membaca prediksi dan perspektif ke depan dalam pola etika bertetangga.  Dan harus ngaca diri. Sekuat apapun milter Singapura bukanlah merupakan ancaman bagi Indonesia.  Penjelasannya mudah, itu negeri cuma segede Batam, hanya satu titik dalam konteks pertahanan.  Sedangkan Indonesia terdiri dari beribu-ribu titik.  Dalam strategi militer tentu pertahanan satu titik lebih mudah dihancurkan daripada yang punya beribu titik.  Tetapi jangan khawatir karena RI sungguh tak punya niat untuk itu dan justru Singapura harus berterimakasih karena Indonesia sudah menganggap negeri pulau kota itu sebagai daerah tujuan wisata belanja atau “provinsi darmawisata”.
Elok-eloklah kita berjiran, tak perlu merasa superior karena pola hubungan itu saat ini dan seterusnya sudah masuk dalam bingkai saling memberi dan menerima. Bolehlah ente bangga dengan keberhasilan ekonomi mencapai negara kesejahteraan, pusat keuangan no 4 di dunia, pusat wisata belanja dan berbagai penghargaan keberhasilan multi dimensi.  Tapi jangan karena predikat kehebatan itu ente lalu berupaya mendikte tetangganya.  Indonesia sudah memastikan dirinya ada di 15 besar ekonomi dunia dan akan terus berpacu menuju negara kesejahteraan yang kuat nilai-nilai kebangsaannya.  Sejalan dengan itu modernisasi militer RI juga tengah berlangsung termasuk membeli 3 kapal perang light fregat dari Inggris yang salah satunya diberi nama KRI Usman Harun.
Singapura harus mulai memahami mengapa semua komponen bangsa Indonesia mulai dari kalangan pemerintahan, parlemen, dan rakyat bangsa ini serentak menyuarakan ketidaksenangannya terhadap “intervensi”keangkuhan diplomatik negeri itu. Jalan-jalan ke masa depan akan memberikan nilai prediksi itu. Perkembangan ekonomi, kekuatan ekonomi, kekuatan militer, jumlah penduduk dan masa depan Indonesia sesungguhnya lebih terjamin dibanding eksistensi sebuah negara jasa yang mungil tapi arogan.  Berhati-hatilah dengan pertanda jaman, kebangkitan ekonomi dan militer Indonesia.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...